10 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Yogyakarta

English versionTop 10 Things to Do in Yogyakarta

Yogyakarta adalah ibukota dari Daerah Istimewa Yogyakarta di Jawa Tengah, Indonesia lebih dikenal sebagai Jogjakarta atau Jogja. Jika seseorang bertanya dimana tempat yang akan saya tuju di Jawa, saya akan menyebut Jogja karena ada banyak hal yang dapat dilakukan dan dilihat di sini.

Terletak diantara dua candi bersejarah Jogja memiliki lebih dari sekedar keajaiban. Prambanan, candi Hindu yang megah dan Borobudur, candi Budha yang terkenal ke seantero dunia, anda dapat menjelajahi jalan-jalan utama dan gang-gang kecil untuk menemukan ‘harta karun’ peninggalan di masa lalu, mencicipi makanan khas Jawa terlezat dan menjadi bagian dari sejarah, seni dan budaya.

Tidak mengherankan, Jogja merupakan salah satu tujuan utama wisata di Indonesia, karena segala keunikan dan berbagai tempat wisata, pemandangan alam dan banyak hal lain dikemas di satu tempat.

Berikut ini merupakan 10 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Yogyakarta:

Prambanan  di Yogyakarta

Prambanan di Yogyakarta

Terpesona Keindahan Candi Prambanan
Candi Prambanan dikenal juga sebagai Candi Rara Jonggrang, adalah candi Hindu yang sangat bersejarah dan terkenal di Indonesia. Dibangun pada abad ke 9 untuk Trimurti sebagai ungkapan bahwa Tuhan adalah Pencipta (Dewa Brahma), Pemelihara (Dewa Wisnu) dan juga Penghancur (Dewa Siwa). Terletak 18 km di timur Yogyakarta dan dapat dicapai dengan mudah menggunakan bus Transjogja, yang sejauh ini merupakan alat transportasi terbaik dan termurah untuk mengunjungi Prambanan. Candi ini termasuk salah satu situs warisan dunia UNESCO, menjadi salah satu candi dengan arsitektur Hindu terbesar di Asia Tenggara.

Candi Sewu di Yogyakarta

Candi Sewu di Yogyakarta

Menggali Rahasia Candi Sewu
Hanya 10 – 15 menit berjalan kaki dari Candi Prambanan, sangat patut untuk dikunjungi jika anda ingin disambut reruntuhan candi yang menakutkan dan sekaligus menawan. Candi ini merupakan tempat yang baik untuk istirahat sejenak dari keramaian di Prambanan, terlihat seperti memiliki banyak rahasia di sudut-sudut gelap dan tersembunyi. Dinamakan Sewu berarti seribu, meskipun hanya ada 249 candi, berdasarkan legenda Loro Jonggrang. Sebagian dikembalikan, tampak lebih otentik dan dengan eksplorasi memungkinkan anda berimajinasi menafsirkan tempat, struktur dan ukiran candi.

Candi Sambisari (temple) at Yogyakarta

Candi Sambisari (temple) at Yogyakarta

Mengagumi Rekonstruksi Kembali Candi Sambisari
Tanpa mengecilkan candi-candi di atas, candi ini bisa menjadi tempat persinggahan yang baik ketika Anda dalam perjalanan menuju ke Prambanan. Dulu Candi Sambisari pernah terkubur sedalam lima meter di bawah tanah selama ratusan tahun hingga lempengan batu pertama ditemukan pada tahun 1966. Candi yang membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk digali dan direkonstruksi kembali ini berdiri sebagai bukti bahwa banyak arkeolog mengupayakan yang terbaik untuk memulihkan kejayaan di masa lalu.

Jalan Malioboro di Yogyakarta

Jalan Malioboro di Yogyakarta


Belanja di Jalan Malioboro dan Pasar Beringharjo
Yogyakarta hampir seperti surga belanja setelah Bandung di urutan pertama, dengan banyak barang murah yang dijual. Di jalan Malioboro dan pasar Beringharjo anda akan menemukan banyak kios yang berjajar menjual segala jenis barang yang anda inginkan mulai dari baju, tas, hingga kerajinan rotan dan perhiasan perak, makanan dan apapun yang anda pikir mungkin anda temukan di Indonesia.

Mencicipi salah satu makanan terbaik Indonesia – Gudeg
Gudeg merupakan makanan yang paling terkenal di Yogyakarta, bahkan Jogja dijuluki sebagai Kota Gudeg. Makanan unik ini dibuat dari nangka muda yang diolah dengan menggunakan gula aren, santan, daging, bawang putih dan rempah-rempah lainnya. Rasa istimewa datang dari perpaduan rasa dan tekstur dengan kesempurnaan yang tepat. Cobalah gudeg di rumah makan terkenal yang berdiri selama beberapa generasi – Gudeg Yu Djum.

Gudeg Yu Djum, Yogyakarta

Gudeg Yu Djum, Yogyakarta

Mendaki Gunung Berapi Merapi
Bahkan jika anda hanya pendaki pemula, anda harus mencoba pendakian pendek menuju Gunung Merapi dan melihat sisa-sisa rumah yang ditinggalkan setelah letusan Gunung Merapi baru-baru ini pada tahun 2010. Anda akan merasa rendah diri melihat bagaimana besarnya akibat dari alam yang murka dan bagaimana orang-orang merespon bencana dengan berani. Jika anda mencapai tempat Mbah Maridjan, anda akan belajar bagaimana juru kunci Gunung Merapi tetap melaksanakan tugasnya bahkan ketika gunung meletus.

Sisa-sisa rumah di Mount Merapi, Yogyakarta

Sisa-sisa rumah di Mount Merapi, Yogyakarta

Menyelinap ke Istana Air (Taman Sari)
Gunakan jalan kembali dari sisi lain benteng dan cobalah untuk menyelinap melalui dinding di dekat rumah-rumah desa yang tersebar. Setelah anda masuk, anda akan menemukan labirin lubang air bawah tanah, ruang-ruang rahasia, kebun dan kolam. Istana ini merupakan sebuah komplek besar yang dulu digunakan sebagai taman kerajaan Kesultanan Yogyakarta, istana ini juga digunakan untuk berbagai fungsi termasuk tempat pemandian. Ya, kolam pemandian bagi Sultan, ratu dan selir serta putri-putri Sultan, menurut saya yang paling menarik adalah kolam biru yang tenang dikelilingi bangunan berwarna pink.

Tempat permandian di Taman Sari, Yogyakarta

Tempat permandian di Taman Sari, Yogyakarta

Menikmati pemandangan dan cerita di Kraton Yogyakarta
Di istana Sultan Yogyakarta yang terawat dengan baik ini anda akan menemukan arsitektur unik dan pusaka yang di buat pada masa kejayaan Yogya. Semua wisatawan akan ditemani oleh pemandu wisata luar biasa yang dapat berbicara dalam berbagai macam bahasa, meskipun begitu anda jangan terlalu percaya ide mereka. Sangat menyenangkan saat anda mendengarkan mitos, ritual, cerita dan bahkan humor sambil mengelilingi istana. Kraton Yogya termasuk tempat yang harus dikunjungi untuk mengeksplor sejarah dan budaya Jogja yang kaya.

Reading at Kraton Palace, Yogyakarta

Reading at Kraton Palace, Yogyakarta

Mencoba memecahkan mitos dan keberuntungan berjalan di antara dua pohon
Setelah Kraton, agak jauh ke selatan di Taman Selatan (alun-alun) anda akan menemukan dua pohon beringin besar tumbuh berdampingan di tengah alun-alun. Mitos setempat mengatakan jika anda berhasil berjalan di antara pepohonan dengan mata tertutup, anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan. Ada banyak orang di sekitar sini yang memberikan “layanan” dengan meminjamkan kain hitam untuk menutupi muka dan membantu anda berjalan dari ujung taman untuk menyeberang tepat di tengah-tengah kedua pohon dengan berteriak-teriak “kiri! benar!”. Tetapi dengan bantuan mereka atau tidak, sebenarnya hampir tidak mungkin untuk berjalan lurus di antara pohon-pohon dan gagal. Tapi mitos terus berlanjut dan terus menarik banyak orang untuk datang dan mencoba keberuntungan mereka!

Mitos keberuntungan berjalan di antara dua pohon diYogyakarta

Mitos keberuntungan berjalan di antara dua pohon di Yogyakarta

Bersantai di kafe

Kafe di Jalan Prawirotaman, Yogyakarta

Kafe di Jalan Prawirotaman, Yogyakarta

Pada sore atau malam hari setelah seharian berjalan dan menjelajahi Yogyakarta, anda dapat bersantai di salah satu deretan kafe dimulai dari Jalan Prawirotaman. Di sini anda akan menemukan suasana nyaman untuk sekedar duduk-duduk dalam waktu yang lama dan mungkin membaca email atau berkumpul dengan teman-teman. Tersedia berbagai pilihan makanan di kafe-kafe mulai dari kuliner lokal hingga internasional dari makanan utama sampai makanan ringan. Minuman juga tersedia sesuai keinginan anda, minuman manis dan tentu saja kopi. Pergilah ke salah satu kafe di sini untuk berbaur dengan orang-orang atau hanya sekedar duduk di sudut kafe menikmati makanan dan minuman. 


Bonus number 11:
Menjelajahi ketenangan Borobudur
Banyak wisatawan yang menjelajahi Borobudur di siang hari (hanya 1 jam perjalanan dari Yogyakarta ke Borobudur) atau berwisata beberapa hari (pilihan yang lebih baik jika anda punya banyak waktu). Pilihan yang bahkan lebih baik jika anda menginap di dekat Borobudur dan melihatnya ketika matahari terbit (jika anda membayar untuk tur sunrise) atau setidaknya menjadi yang pertama datang pada saat dibuka pada jam 08.00 WIB. Saat ini adalah waktu terbaik menikmati keindahan Borobudur, ketika anda berada pada waktu yang paling tenang, dengan hanya beberapa wisatawan seperti anda yang menghargai keheningan dan keajaiban Borobudur. Candi yang dibangun pada abad ke-9 ini menjadi Situs Warisan UNESCO dan termasuk salah satu candi Budha terbesar di dunia, terdiri dari enam platform persegi dengan 2.672 panel relief dan 504 patung Budha. Ribuan umat Budha melakukan ibadah di Borobudur selama perayaan hari Waisak.

Borobudur di Java Tengah

Borobudur di Java Tengah

-> Find the best hotel deals in Yogyakarta *

Related articles:
Yogyakarta, Central Java Guide
Borobudur Temple Compounds Guide
Top 10 Must Visit Places in Indonesia
Top 10 Things To Do in Indonesia
Top 10 Things To Do in Java

Author: Rachel

Fascinated by Indonesia, Rachel hopes to bring the best Indonesia Travel Guide to independent travelers so that they can enjoy what Indonesia has best to offer. Being an independent wanderer herself, Rachel knows what it takes to make a good, fun-filled yet responsible independent traveling. So let’s join her to discover wonderful Indonesia together. Google+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *