Waterfalls to Visit in Banyumas, Central Java

Banyumas is one of twenty-nine districts in Jawa Tengah (Central Java) province, with Purwokerto city as the capital.

Located near Mount Slamet -the biggest mountain in Jawa island- and surrounded by valleys and rivers, Banyumas has plenty of beautiful waterfalls or “curug” the locals would say.

Not so many are opened for public, but here are five I would recommend you to visit:

Curug Cipendok (waterfall)

Curug Cipendok (waterfall), Banyumas, Java Indonesia

Curug Cipendok (waterfall), Banyumas, Java

Karang Tengah village, Cilongok sub-district – ±15 kilometers west from Purwokerto

The highest waterfalls in Banyumas (92 meters high).

Entrance ticket: IDR 7,000. They may give us a bottled drink, but I suggest you NOT to take it because they will charge you another IDR 3,000 and the drink tastes weird. Unless you want to keep it as souvenir.

Flying fox (for beginners) costs only IDR 10,000.
Roasted corn ± IDR 3,000.

Curug Gomblang (waterfall)

Curug Gomblang (waterfall), Banyumas, Java Indonesia

Curug Gomblang (waterfall), Banyumas, Java

Baseh village in Kedungbanteng sub-district – ±12 kilometers west from Purwokerto

Two waterfalls with large water debit, but amazingly peaceful under. Get lost a little bit among the kauri trees (Agathis dammara), you’ll find a path down to the Logawa river that mostly covered with bush. Be careful of the thorns and look around for the possibility to find wild raspberries. It can be very slippery in rainy season.

Curug Belot (waterfall)

Pandak village, Baturraden sub-district – ±12 kilometers north from Purwokerto.

Swim and jump from the rock with the local children.

Curug Belot (waterfall), Banyumas, Java Indonesia

Curug Belot (waterfall), Banyumas, Java

Curug Bayan (waterfall)

Melung village, Baturraden sub-district – ±13 kilometers north from Purwokerto

Curug Bayan (waterfall), Banyumas, Java Indonesia

Curug Bayan (waterfall), Banyumas, Java

You’ll read both curug Gedhe and curug Bayan on a sign post, but curug Gedhe is a sacred place for the locals, so it’s not recommended to visit because you can’t do much there.

Relax, sit on a stone, and soak your feet in the pristine cool water of curug Bayan while viewing the surrounding, or try river tubing. There are also villas you can rent cost around IDR 350,000 – 1,500,000 per night. Entrance fee IDR 4,000.

Warning: Do not swim right under the waterfall. Some people trapped and died.

Curug Ceheng (waterfall)

Gandatapa village, Baturraden sub-district – ±15 kilometers northeast from Purwokerto.
This waterfall is located in the middle of the clove plantations and became one of the popular camping grounds in Banyumas. Access is fairly easy. There is a hall where traditional performances are held at certain times.

Curug Ceheng (waterfall), Banyumas, Java Indonesia

Curug Ceheng (waterfall), Banyumas, Java

Eva Indonesia Travel Guide
The blend of curiosity and courage brings Eva to travel and explore exotic places. She believes that traveling is a journey of learning, a wide opened door into experience and wisdom. Got lost so many times made her decided to share more information on her travel blog and established an outdoor tour guide service in her hometown. Find Eva at her travel blog – Traveling and Discerning.

Other articles by Eva:
Rock Climber’s Paradise in Siung Beach, Yogyakarta

Related article:
Purwokerto in Central Java
Java Travel Guide
Top 10 Things to Do in Java Island, Indonesia

10 Tempat Wisata di Jogja yang Wajib Dikunjungi

English versionTop 10 Things to Do in Yogyakarta

Jogja adalah ibukota dari Daerah Istimewa Yogyakarta di Jawa Tengah, Indonesia lebih dikenal sebagai Yogyakarta atau Jogja. Jika seseorang bertanya dimana tempat yang akan saya tuju di Jawa, saya akan menyebut Jogja karena ada banyak hal yang dapat dilakukan dan tempat wisata yang wajib dikunjungi.

Terletak diantara dua candi bersejarah Jogja memiliki lebih dari sekedar keajaiban. Prambanan, candi Hindu yang megah dan Borobudur, candi Budha yang terkenal ke seantero dunia, anda dapat menjelajahi jalan-jalan utama dan gang-gang kecil untuk menemukan ‘harta karun’ peninggalan di masa lalu, mencicipi makanan khas Jawa terlezat dan menjadi bagian dari sejarah, seni dan budaya.

Tidak mengherankan, Jogja merupakan salah satu tujuan utama wisata di Indonesia, karena segala keunikan dan berbagai tempat wisata, pemandangan alam dan banyak hal lain dikemas di satu tempat.

Berikut ini merupakan 10 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Jogja:

Prambanan  di Jogja

Prambanan di Jogja

Terpesona Keindahan Candi Prambanan, Jogja
Candi Prambanan dikenal juga sebagai Candi Rara Jonggrang, adalah candi Hindu yang sangat bersejarah dan terkenal di Indonesia. Dibangun pada abad ke 9 untuk Trimurti sebagai ungkapan bahwa Tuhan adalah Pencipta (Dewa Brahma), Pemelihara (Dewa Wisnu) dan juga Penghancur (Dewa Siwa). Terletak 18 km di timur Jogja dan dapat dicapai dengan mudah menggunakan bus Transjogja, yang sejauh ini merupakan alat transportasi terbaik dan termurah untuk mengunjungi Prambanan. Candi ini termasuk salah satu situs warisan dunia UNESCO, menjadi salah satu candi dengan arsitektur Hindu terbesar di Asia Tenggara.

Candi Sewu di Yogyakarta

Candi Sewu di Yogyakarta

Menggali Rahasia Candi Sewu
Hanya 10 – 15 menit berjalan kaki dari Candi Prambanan, sangat patut untuk dikunjungi jika anda ingin disambut reruntuhan candi yang menakutkan dan sekaligus menawan. Candi ini merupakan tempat yang baik untuk istirahat sejenak dari keramaian di Prambanan, terlihat seperti memiliki banyak rahasia di sudut-sudut gelap dan tersembunyi. Dinamakan Sewu berarti seribu, meskipun hanya ada 249 candi, berdasarkan legenda Loro Jonggrang. Sebagian dikembalikan, tampak lebih otentik dan dengan eksplorasi memungkinkan anda berimajinasi menafsirkan tempat, struktur dan ukiran candi.

Candi Sambisari (temple) at Yogyakarta

Candi Sambisari (temple)

Mengagumi Rekonstruksi Kembali Candi Sambisari
Tanpa mengecilkan candi-candi di atas, candi ini bisa menjadi tempat persinggahan yang baik ketika Anda dalam perjalanan menuju ke Prambanan. Dulu Candi Sambisari pernah terkubur sedalam lima meter di bawah tanah selama ratusan tahun hingga lempengan batu pertama ditemukan pada tahun 1966. Candi yang membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk digali dan direkonstruksi kembali ini berdiri sebagai bukti bahwa banyak arkeolog mengupayakan yang terbaik untuk memulihkan kejayaan di masa lalu. Tempat terbaik untuk tinggal di Jogja juga terletak di sekitar sini, temukan penawaran hotel di Jalan Malioboro *.

Jalan Malioboro di Yogyakarta

Jalan Malioboro di Jogja


Belanja di Jalan Malioboro dan Pasar Beringharjo, Jogja
Jogja hampir seperti surga belanja setelah Bandung di urutan pertama, dengan banyak barang murah yang dijual. Di jalan Malioboro dan pasar Beringharjo anda akan menemukan banyak kios yang berjajar menjual segala jenis barang yang anda inginkan mulai dari baju, tas, hingga kerajinan rotan dan perhiasan perak, makanan dan apapun yang anda pikir mungkin anda temukan di Indonesia.

Mencicipi salah satu makanan terbaik Indonesia – Gudeg
Gudeg merupakan makanan yang paling terkenal di Jogja, bahkan Jogja dijuluki sebagai Kota Gudeg. Makanan unik ini dibuat dari nangka muda yang diolah dengan menggunakan gula aren, santan, daging, bawang putih dan rempah-rempah lainnya. Rasa istimewa datang dari perpaduan rasa dan tekstur dengan kesempurnaan yang tepat. Cobalah gudeg di rumah makan terkenal yang berdiri selama beberapa generasi – Gudeg Yu Djum.

Gudeg Yu Djum, Jogja

Gudeg Yu Djum

Mendaki Gunung Berapi Merapi
Bahkan jika anda hanya pendaki pemula, anda harus mencoba pendakian pendek menuju Gunung Merapi dan melihat sisa-sisa rumah yang ditinggalkan setelah letusan Gunung Merapi baru-baru ini pada tahun 2010. Anda akan merasa rendah diri melihat bagaimana besarnya akibat dari alam yang murka dan bagaimana orang-orang merespon bencana dengan berani. Jika anda mencapai tempat Mbah Maridjan, anda akan belajar bagaimana juru kunci Gunung Merapi tetap melaksanakan tugasnya bahkan ketika gunung meletus.

Sisa-sisa rumah di Mount Merapi, Yogyakarta

Sisa-sisa rumah di Mount Merapi, Yogyakarta

Menyelinap ke Taman Sari
Gunakan jalan kembali dari sisi lain benteng dan cobalah untuk menyelinap melalui dinding di dekat rumah-rumah desa yang tersebar. Setelah anda masuk, anda akan menemukan labirin lubang air bawah tanah, ruang-ruang rahasia, kebun dan kolam. Istana ini merupakan sebuah komplek besar yang dulu digunakan sebagai taman kerajaan Kesultanan Yogyakarta, istana ini juga digunakan untuk berbagai fungsi termasuk tempat pemandian. Ya, kolam pemandian bagi Sultan, ratu dan selir serta putri-putri Sultan, menurut saya yang paling menarik adalah kolam biru yang tenang dikelilingi bangunan berwarna pink.

Tempat permandian di Taman Sari, Jogja

Tempat permandian di Taman Sari, Jogja

Menikmati pemandangan dan cerita di Kraton Yogyakarta
Di istana Sultan Yogyakarta yang terawat dengan baik ini anda akan menemukan arsitektur unik dan pusaka yang di buat pada masa kejayaan Yogya. Semua wisatawan akan ditemani oleh pemandu wisata luar biasa yang dapat berbicara dalam berbagai macam bahasa, meskipun begitu anda jangan terlalu percaya ide mereka. Sangat menyenangkan saat anda mendengarkan mitos, ritual, cerita dan bahkan humor sambil mengelilingi istana. Kraton Yogya termasuk tempat yang harus dikunjungi untuk mengeksplor sejarah dan budaya Jogja yang kaya.

Reading at Kraton Palace, Yogyakarta

Kraton Palace

Mencoba memecahkan mitos dan keberuntungan berjalan di antara dua pohon
Setelah Kraton, agak jauh ke selatan di Taman Selatan (alun-alun) anda akan menemukan dua pohon beringin besar tumbuh berdampingan di tengah alun-alun. Mitos setempat mengatakan jika anda berhasil berjalan di antara pepohonan dengan mata tertutup, anda akan mendapatkan apa yang anda inginkan. Ada banyak orang di sekitar sini yang memberikan “layanan” dengan meminjamkan kain hitam untuk menutupi muka dan membantu anda berjalan dari ujung taman untuk menyeberang tepat di tengah-tengah kedua pohon dengan berteriak-teriak “kiri! benar!”. Tetapi dengan bantuan mereka atau tidak, sebenarnya hampir tidak mungkin untuk berjalan lurus di antara pohon-pohon dan gagal. Tapi mitos terus berlanjut dan terus menarik banyak orang untuk datang dan mencoba keberuntungan mereka!

Mitos keberuntungan berjalan di antara dua pohon diYogyakarta

Mitos keberuntungan berjalan di antara dua pohon di Jogja

Bersantai di kafe

Kafe di Jalan Prawirotaman, Yogyakarta

Kafe di Jalan Prawirotaman, Jogja

Pada sore atau malam hari setelah seharian berjalan dan menjelajahi Yogyakarta, anda dapat bersantai di salah satu deretan kafe dimulai dari Jalan Prawirotaman. Di sini anda akan menemukan suasana nyaman untuk sekedar duduk-duduk dalam waktu yang lama dan mungkin membaca email atau berkumpul dengan teman-teman. Tersedia berbagai pilihan makanan di kafe-kafe mulai dari kuliner lokal hingga internasional dari makanan utama sampai makanan ringan. Minuman juga tersedia sesuai keinginan anda, minuman manis dan tentu saja kopi. Pergilah ke salah satu kafe di sini untuk berbaur dengan orang-orang atau hanya sekedar duduk di sudut kafe menikmati makanan dan minuman. 


Bonus number 11:
Menjelajahi ketenangan Borobudur
Banyak wisatawan yang menjelajahi Borobudur di siang hari (hanya 1 jam perjalanan dari Jogja ke Borobudur) atau berwisata beberapa hari (pilihan yang lebih baik jika anda punya banyak waktu). Pilihan yang bahkan lebih baik jika anda menginap di dekat Borobudur, seperti di Manohara Resort * dan melihatnya ketika matahari terbit (jika anda membayar untuk tur sunrise) atau setidaknya menjadi yang pertama datang pada saat dibuka pada jam 08.00 WIB. Saat ini adalah waktu terbaik menikmati keindahan Borobudur, ketika anda berada pada waktu yang paling tenang, dengan hanya beberapa wisatawan seperti anda yang menghargai keheningan dan keajaiban Borobudur. Candi yang dibangun pada abad ke-9 ini menjadi Situs Warisan UNESCO dan termasuk salah satu candi Budha terbesar di dunia, terdiri dari enam platform persegi dengan 2.672 panel relief dan 504 patung Budha. Ribuan umat Budha melakukan ibadah di Borobudur selama perayaan hari Waisak.

Borobudur di Java Tengah

Borobudur di Java Tengah

-> Find the best Accommodations in Jogja / Yogyakarta *

Related articles:
Yogyakarta, Central Java Guide
Borobudur Temple Compounds Guide
Top 10 Must Visit Places in Indonesia
Top 10 Things To Do in Indonesia
Top 10 Things To Do in Java

10 Tempat Wisata di Jakarta yang Menarik

English versionTop 10 Things to Do and Must See in Jakarta

Jika anda berada di Jakarta hanya untuk sehari atau seminggu bahkan lebih, pasti ada tempat yang menarik bagi anda. Sebenarnya, Jakarta penuh dengan gedung dan tempat-tempat menarik, banyak pusat perbelanjaan dan kafe-kafe pusat hiburan malam yang tersembunyi, kuliner dan kesenangan lainnya. 


Di Jakarta anda tidak akan kesulitan mencari tempat-tempat menarik untuk dikunjungi atau bersenang-senang menikmati kota Jakarta.

-> Best Accommodations in Jakarta



Tempat Wisata Di Jakarta yang Menarik

Beach at Ancol Dream Park, Jakarta, Indonesia

Beach at Ancol Dream Park, Jakarta

Taman Impian Jaya Ancol (Ancol Dreamland / Dream Park)

Jika anda ingin rekreasi untuk melepas kepenatan setelah lelah bekerja, mungkin agak kekanakan kedengarannya, tapi Taman Impian Jaya Ancol bisa menjadi tempat impian anda. Ancol dibuka selama 24 jam dengan berbagai pilihan atraksi seperti taman hiburan, Dunia Fantasi (Dufan), Atlantis Water Adventure, Ocean Dream Samudra (pentas lumba) untuk pertunjukan-pertunjukan hewan, Seaworld, pantai, Pasar Seni (Pasar Seni), golf, bowling, Ocean Eco Park, gondola, klub Hailai, pusat seni, paintball dan wakeboarding.

National Museum, Jakarta, Indonesia

National Museum, Jakarta

Museum Nasional

Berusia lebih dari dua abad, Museum Nasional Indonesia (musium pendidikan nasional) adalah ikon Jakarta yang harus anda kunjungi. Terletak di Jalan Medan Merdeka Barat di pusat kota Jakarta, museum ini merupakan museum arkeologi, sejarah, etnologis, dan geografis. Museum nasional Jakarta juga dikenal sebagai Gedung Gajah karena terdapat patung gajah di sana.

National Monument (Monas), Jakarta, Indonesia

National Monument (Monas), Jakarta

Monumen Nasional

Di pusat kota Jakarta di tengah Lapangan Merdeka, berdiri Monumen Nasional (Monas). Didirikan untuk melambangkan perjuangan Indonesia dan dibangun pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno. Monumen ini dibuka setiap hari dari pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB kecuali hari senin di tiap akhir bulan.

National Gallery, Jakarta, Indonesia

National Gallery, Jakarta

Galeri Nasional

Galeri Nasional merupakan kombinasi dari museum dan galeri seni di Jakarta, di mana anda dapat menikmati budaya, sejarah dan seni visual pada satu tempat secara bersamaan.

Gedung Kesenian (Arts Gallery), Jakarta, Indonesia

Gedung Kesenian (Arts Gallery), Jakarta

Gedung Kesenian Jakarta (Jakarta Arts Theater)

Dibangun pada masa penjajahan Belanda, Gedung Kesenian Jakarta adalah sebuah gedung konser di Jakarta. Terletak di dekat Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta. Anda bisa melihat berbagai macam program kesenian, mulai dari pertunjukan teater hingga pertunjukan musik.

Kegiatan Yang Harus Dilakukan Di Jakarta

Shopping at Mangga Dua, Jakarta, Indonesia

Shopping at Mangga Dua, Jakarta

Belanja di Jakarta

Jika belanja adalah hobi anda, Jakarta menawarkan banyak tempat yang menyediakan barang keluaran terbaru hingga yang sesuai dengan anggaran belanja dari mall hingga pasar. Pusat perbelanjaan atau mall dan pasar yang direkomendasikan di Jakarta diantaranya: 
 Plaza Indonesia FX Mall – menyediakan barang bermerek
Grand Indonesia
Mangga Dua – barang imitasi namun kualitas bagus
Blok M – sepatu, pakaian, tas
Pasar Ikan – souvenir dan keperluan rumah tangga 


Makanan

Jangan lupa untuk membaca ulasan Top 10 Best Indonesian Food untuk dapat anda coba dan di mana lagi kalau bukan Jakarta, tempat terbaik untuk berburu kuliner lezat! Salah satu restoran makanan Sunda favorit saya di Jakarta yang melayani dengan sangat baik adalah Pondok Laguna. Tempat ini populer dikalangan masyarakat sekitar dan juga para wisatawan tentunya, sehingga anda akan melihat tempat ini penuh sesak ketika jam-jam sibuk seperti saat makan siang dan makan malam.

Ecobar at Kemang Nightlife, Jakarta, Indonesia

Ecobar at Kemang Nightlife, Jakarta

Hiburan Malam

Untuk hiburan malam anda bisa pergi ke club-club dan bar di Jakarta. Ada tempat-tempat menarik seperti Kemang dengan deretan club dan bar atau kafe seperti Ecobar tapi dengan keramaian yang luar biasa. Tempat ini adalah salah satu kafe yang paling keren untuk pesta di Jakarta dengan club yang trendi namun terjangkau. Atau anda bisa pergi ke Jalan Jaksa yang lebih terkenal bagi para wisatawan untuk beberapa pilihan bar, klub dan cafe, di sini ada lebih banyak pilihan makanan.

-> Hotels dekat hiburan malam di Kemang *

Spa, Pijat dan Salon Kecantikan

Ada banyak pilihan spa, pijat atau salon kecantikan di Jakarta untuk memanjakan diri. Anda bisa memilih pijat tradisional Indonesia atau spa yang menenangkan di tengah kota, atau bahkan pergi untuk manikur dan pedikur, facial, creambath dan mencoba model rambut baru di berbagai mall dan salon kecantikan, mulai dari harga yang terjangkau hingga harga yang fantastis. Jika anda memiliki lebih banyak waktu, anda bisa mencoba mengunjungi Javana Spa untuk liburan akhir pekan, sekitar 2 jam perjalanan dari kota Jakarta.

Jalan-jalan di Pasar Baru (Jakarta’s market)

Walk Pasar Baru, Jakarta, Indonesia

Walk Pasar Baru, Jakarta

Jalan-jalan bernostalgia menyusuri kenangan di sepanjang jalan di Pasar Baru, di mana jalan itu adalah salah satu tempat langka di Jakarta yang benar-benar digunakan oleh pejalan kaki. Anda akan menemukan banyak warga di sini yang menjalankan bisnis keluarga seperti menjual pakaian dan jam tangan. Ada banyak barang berkualitas yang di jual di sini seperti kemeja, gaun, ikat pinggang dan jaket dengan harga dimulai dari Rp 10.000 atau USD1 dari barang seken hingga barang baru. Juga jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas Indonesia dengan rasa terbaik, misalnya bakmi. Anda bisa mulai berjalan menyusuri Metro Atom di Jalan H. Samanhudi dan kemudian menuju bagian belakang yang merupakan pusat Kesenian Jakarta (Gedung Kesenian Jakarta).

Berwisata dari Jakarta atau liburan akhir pekan

Jika daftar di atas tidak cukup atau anda memiliki lebih banyak waktu, selalu ada tempat wisata lain di sekitar Jakarta yang menarik seperti Bogor dan Taman Safari atau anda dapat pergi menuju Bandung untuk belanja lebih banyak lagi. 



Best Accommodations in Jakarta

Booking.com is my favourite site to book a place Jakarta when I am planning my trip. The main reason is that most of the bookings can be cancelled right up to the trip, allowing flexibility. The best areas to stay in Jakarta would be the north and central Jakarta, having most of the tourist attractions here. Here are a few of the best accommodations that we recommend to stay in Jakarta:

    Luxury (from 150 USD)

  • The Hermitage, by Marriott, Central Jakarta
    A really beautiful refurbished colonial house made into an elegant hotel. The location is also really strategic, being a near train station and quick access to the city center and beyond. With an outdoor pool, a gym, luxurious lounge area and restaurant situated in a courtyard, this hotel also gives a romantic atmosphere with some rooms opening up to a back garden. Truly a dream. Check out the latest prices on Booking.com *
  • Ritz-Carlton Hotel Jakarta Pacific Place, Kuningan, Central Jakarta
    For those who wants a high security and well-known hotel with world class services. You will find all the usual luxury here, with impressive outdoor pool and bar, featuring a view of the city skyline. Kuningan area is also well known for its upmarket, shopping malls and restaurants all well located with good sidewalks. Check out the latest prices on Booking.com *
    Mid-range (50 – 150 USD)

  • Oakwood Premier Cozmo Apartment Hotel, Kuningan, Central Jakarta
    For those looking for luxury and with comfort of a home. This hotel comes with apartment suites completed with kitchen, dining and washing facilities. Breakfast are also included and the location is also strategically located in Kuningan. This would also be a good fit for a family or a group. Check out the latest prices on Booking.com *
  • Harris Vertu Hotel Harmoni, Gambir, Central Jakarta
    For those who are looking for the best value mid-range hotel in the middle of the action. It is situated smack in between all the top must see things in Jakarta. Recommended for smart travelers who wants to cover everything in a short time. Modern clean rooms, an outdoor pool with a view, spa, gym and restaurant. Check out the latest prices on Booking.com *
    Budget (below 50 USD)

  • Yello Hotel Harmoni, Gambir, Central Jakarta
    For those on a budget but wants an alternative to a hostel. This place comes with private rooms set in a hip and stylish budget hotel style. The location is great, just walking distance to the National Monument park. There is also a restaurant if you are too lazy to go out and brave the traffic at the end of the day.Check out the latest prices on Booking.com *
  • Wonderloft hostel, North Jakarta
    For those on a budget and still want to be in the city center. Located in the north, this hostel is right at the corner to the famous Jakarta’s Old City, Fatahillah Square. It has a charming mix of old colonial style with hipster-inspired interiors. Best value for money! Check out the latest prices on Booking.com *

Photo credits from top: Pureisme, Vasenka, Vasenka, BEST PHOTO, DMahendra, Black_Claw, nSeika, siska maria eviline and nSeika

Related Articles:
10 Tempat Wisata yang Wajib di Kunjungi di Indonesia
Top 10 Things To Do in Indonesia
Top 10 Things Must Do in Java
Top 10 Must Visit Places in Bali

Yogyakarta 3 Days Itinerary

Yogyakarta is one of the must-visit place in Java, Indonesia. It is also known as Jogjakarta or Jogja or Yogya (you decide!) by travelers and locals alike. From all the places you must visit in Java, this is the one place you cannot miss.

If you have 3 days to spend in Yogyakarta, your itinerary would definitely include an in-depth tour of this interesting city plus visiting the two famous temples of Borobudur and Prambanan.

Here is our suggested itinerary in Yogyakarta for 3 days.

Day 1 : Yogyakarta city center

It is good to stay near the city center, as it helps for quick access to all the tourist attractions in Yogyakarta. It includes the experience living in a bustling city of Indonesia. If you arrived early in the morning from an overnight train, grab a typical Indonesian breakfast at one of the food mongers spread along Malioboro Street. Also, check out the famous Pasar Beringharjo (market), where you can find souvenirs. Bring out your bargaining skills here!

A lady sells Pecel, traditional cuisine, Beringharjo, Yogyakarta, Indonesia
A lady sells Pecel, traditional cuisine which combines some vegetables and served with peanut sauce dressing. Photo by : Manogamo

Without wasting more time, head to the famous Keraton Palace, a well-mainted palace from the days of the Sultans. Here you will find unique architecture and heirlooms of the days of glory. Everyone will be accompanied by a local guide who can speak all kinds of languages, and it is indeed a good experience as it gives you insights into the rich history and culture of Jogja.

Next head on to Taman Sari (Water Castle) which is not far from the palace. Use a back way from the other side of the castle and try to sneak your way in through rundown defense walls and scattered village houses. Once you got in, you will find yourself in mazes of underground water holes, secret chambers and gardens and pools. This castle is a huge complex that used to be a former royal garden of Sultanate of Yogyakarta used for various functions including bathing place.

Bathing pool at Taman Sari, Yogyakarta

Bathing pool at Taman Sari, Yogyakarta

After that, it is time to test your luck. Head to Alun-Alun Kidul (South Square park) in Yogyakarta, where an urban legend has it that anyone who successfully crosses between the two huge banyan trees blindfolded will get what they wish for. The amazing thing is apparently many people failed at this attempt despite the huge gap.

-> Check out Top 10 Things to Do in Yogyakarta

Day 2 : Museums, Gudeg and chill at a cafe

One of the popular museums here in Yogyakarta is the Art museum. It features the works of the Indonesia’s legendary painter Affandi, where he spent most of his life here producing many masterpieces while keeping it away from other painters.

Sneak in a lunch at a long standing establishment Gudeg Yu Djum for possibly the best Indonesian dish ever called Gudeg. This unique Indonesian dish is a stew made from young jackfruit (nangka) with palm sugar, coconut milk, meat, garlic, and spices. The special taste came from the slow melding of flavors and textures to the right perfection.

Gudeg Yu Djum, Yogyakarta

Gudeg Yu Djum, Yogyakarta

After that head to Sonobudoyo Museum,, another museum worth visiting. Do not forget to also watch the special leather puppet show featured here, available every day from 8- 10 pm. It is accompanied by Javanese Gamelan music and language. While waiting for the show, you can take a look at the collection of artefacts and collections of batik, keris, wayang, and antique weapons.

In the evening, return to Alun-alun Kidul park and find the new trend of bling-bling car. They are small cars decorated with bold lightings that will bring you around the city. The price is IDR 15,000 for one loop of the ride. Many locals love to give this attraction a try.

Bling bling car, Alun-alun Kidul, Yogyakarta, Indonesia
Bling-bling car at Alun-Alun Kidul, Yogyakarta, each swith its own different characters. Photo by : Adnan Ali

For dinner, head to a traditional food stall, north of Malioboro street in a small alley, called Angkringan Lik Man. Angkringan is a typical roadside stall in Yogyakarta that you can find in almost every corner of the city. Lik Man is the most special as it has an anti-mainstream coffee to warm up your night, which is coffee served with a flaming charcoal. You must also try the Nasi Kucing and other side dishes here, such as chicken intestines satay, chicken gizzard satay, quail eggs and satay.

-> Check out the Best Places to Stay in Yogyakarta

Day 3  – Borobudur Temple and Prambanan Temple

Now it is time for our day trip to the two anceient temples of Java, Indonesia. Borobudur temple is located 1-hour drive from yogyakarta and it is well worth the trip. Try to get there early to avoid the crowd, and to enjoy the silent beauty of the place with respect. This 9th-century temple is an Indonesia UNESCO Heritage site and one of the largest Buddhist temple in the world, consisting of six square platforms with 2,672 relief panels and 504 Buddha status. Thousands of Buddhists do their pilgrimage here in Borobudur during Waisak day.

-> Read our Guide to Borobudur Temple

Borobudur Temple Compounds upclose

Borobudur Temple Compounds upclose

After visiting this temple, you can grab a quick lunch in Borobudur city before heading back to Yogyakarta but with a stop at the next temple – Prambanan Temple.

It is a well known ancient Hindu Temple in Indonesia built during the 9th century for Trimurti as an expression that God is the Creator (Brahma), Preserver (Vishnu) and also the Destroyer (Shiva). It is also one of the Indonesia UNESCO World Heritage Site, being one of the largest Hindu temple architecture in Southeast Asia. At the same time, don’t forget to check out Candi Sewu, located just 15 minutes walk from Prambanan temple. This place is a good respite from the crowds of Prambanan, featuring many hidden structures and carvings for self-exploration. If you are here on the right day, there would be a Ramayana Ballet show, with 200 artists playing a role and dancing to classsical Javanese music. This show does not run every day so check online if you want to catch it. The ticket price starts from IDR 125,000 and the show begins at 19.30.

-> Read our Guide to Prambanan Temple

The Ramayana Ballet, Yogyakarta, Indonesia
When the spotlight makes the show even more beautiful. Photo by Deep Goswami

With that is the end of your full 3 days itinerary in Yogyakarta. There is always something more to explore in Yogyakara if you have the time, there are a lot of cafes to check out in the city and there are a number of options for day trips, such as to Mount Merapi, Gunung Kidul, Jamblang Cave or Mangunan Fruit Garden. Check out our Yogyakarta 5 days / 4 nights Itinerary for the expansion.

Related articles:
Yogyakarta 5 days / 4 nights Itinerary Blog
Itinerary for one week form Jakarta around Java
Top 10 Things to Do in Yogyakarta
Yogyakarta Travel Guide